Sedihnya Geotermal Indonesia

Minyak bumi selama ini menjadi salah satu sumber energy yang paling banyak dimanfaatkan di bumi ini. Sayangnya ketersedian minyak bumi di planet kita ini, perlahan tapi pasti, terus berkurang seiring semakin meningkatnya konsumsi minyak bumi di segala bidang. Minyak bumi merupakan energi yang tidak dapat diperbarui karena proses pembentukannya yang cukup lama sehingga ketersedian minyak bumi terus berkurang sedangkan kebutuhan semakin bertambah. Dengan semakin menipisnya cadangan minyak bumi tentu saja, sesuai prinsip ekonomi, minyak bumi akan menjadi mahal karena peningkatan permintaan dan ketersedian yang semakin langka. Untuk itu sebagai Negara berkembang, Indonesia perlu mencari energy lain sebagai sumber energy alternative agar dapat memenuhi kebutuhan energy nasional dan menghemat anggaran. Salah sumber energy alternative yang potensial untuk dimanfaatkan di Indonesia adalah sumber energy geothermal.

Geotermal atau panas bumi jarang dimaanfaatkan karena kurangnya pengetahuan masyarakat akan keuntungan dan kelebihan yang dimilikinya. Panas bumi dikenal sebagai energy yang tidak ramah lingkungan, energy yang tidak ekonomis dan berbagai macam kekeliruan masyarakat karena tidak mengenalnya masyarakat terhadap panas bumi. Sumber panas bumi jika dibandingkan dengan sumber energy lain, minyak bumi misalnya, jauh lebih ramah lingkungan. Emisi yang dihasilkan panas bumi sebesar lima kali lebih kecil dibanding minyak bumi. Penolakan pembangunan panas bumi di daerah pegunungan yang biasanya merupakan daerah hutan lindung sebenarnya tidak beralasan. Panas bumi tetap memperhatikan hutan lindung karena hutan lindung digunakan sebagai sumber penyerapan air ke bawah permukaan  yang bermanfaat bagi keberlangsungan panas bumi itu sendiri. Pengelompokan panas bumi kedalam jenis penambangan sesuai undang-undang no.27 tahun 2003 memberikan anggapan bahwa panas bumi termasuk ke penambangan konvensional yang cukup merusak lingkungan.

Proses penambangan membuat anggapan masyarakat tentang panas bumi terkesan mencederai lingkungan. Padahal jika dibandingkan dengan penambangan umum, penambangan panas bumi tidak memerlukan area yang luas hanya beberapa hektar sumur dan pembangkitnya. Pemanfaatan panas bumi di Indonesia belum maksimal. Di Indonesia, panas bumi hanya sebagai bahan ujian anak sd yang mana ada pertanyaan “Negara manakah yang paling banyak energy panas buminya?” maka pada pilihan jawabannya yang benar adalah jawaban Indonesia. Tetapi jika pertanyaannya “Negara manakah yang paling banyak Pemanfaatan energy panas buminya?” maka pilihan jawaban Indonesia adalah salah. Indonesia harusnya cukup menyesali tidak memanfaatkan energy panas bumi secara maksimal. Cadangan panas bumi di Indonesia sebesar 40% cadangan energy panas bumi di dunia. Jika kita mampu mengoptimalkan energy panas bumi yang ada di negeri ini, niscaya kita tidak akan pernah kekurangan energy. Tidak perlu adanya pemadaman bergilir akibat berhentinya pasokan batu bara  dan minyak bumi dari Pertamina.

Sumber energy panas bumi di Indonesia sejatinya menjadi sumber energy utama sebagai sumber pembangkit listrik. Sekarang ini penggunakan panas bumi di Indonesia hanya kurang dari 10% dari potensi panas bumi yang ada. Bayangkan jika panas bumi di Indonesia dimanfaatkan secara optimal, PLN dapat memberikan listriknya kepada seluruh rumah yang ada di seluruh penjuru tanah air tanpa adanya masalah energy pembangkit. Indonesia menjadi Negara terang dimana seluruh anak-anak di Indonesia dapat belajar dengan penerangan yang baik dan media elektonik. Indonesia tidak perlu takut akan krisis energy dan terus berkembang menjadi Negara maju untuk mencapai kesejahteraan rakyatnya.

Indonesia patutnya bercermin terhadap Negara lain yang telah memanfaatkan energy panas bumi secara optimal. Sebut saja New Zealand, Negara yang terletak di samudra pasifik ini telah memanfaatkan potensi panas buminya sebagai pasokan 10% dari kebutuhan energy nasional. Negara yang sama-sama terletak di ring of fire harusnya bias dijadikan contoh untuk Indonesia untuk mengembangkan energy panas bumi. Panas bumi adalah energy yang terbarukan karena ke-sustainable-annya. Indonesia harusnya mulai sadar akan pentingnya geothermal energy sebagai salah energy yang memiliki prospek menjanjikan untuk perkembangan dan kemajuan Indonesia.

Keberadaan panas bumi yang acap kali kurang tepat harus segera diluruskan dengan memberikan pengetahuan yang baik kepada masyarakat. Pengenalan dan sosialisai tentang keuntungan dari panas bumi sebaiknya segera disebarkan kepada masyarakat sehingga masyarakat sadar akan kebutuhan energy alternative. Panas bumi dengan semboyan “energy baru terbarukan” oleh pertamina diharapkan terus mengembangkan dan memberdayagunakan panas bumi di Indonesia. Mahasiswa dan masyarakat pun diharapkan turut serta membatu pembangan potensi panas bumi ini. Sehingga target nasional menjadikan Indonesia sebagai negara pemanfaatan panas bumi sebesar 12.500 MW dapat tercapai, dan tidak hanya menjadi target kosong yang hanya dijadikan semboyan tanpa adanya realisasi dan tindakan pada kenyataannya.

Advertisements
This entry was posted in Uncategorized and tagged , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s